Berita

Aksi Solidaritas Kemanusiaan Aliansi Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) se-FISIP Untuk Korban Gempa SUL-BAR

Kolaka, 16/01/2021 Himpunan mahasiswa program studi manajemen (HMPS-M) bersama aliansi Himpunan Mahasiswa Program Studi se-Fakultas ilmu social dan ilmu politik (FISIP) Universitas 19 November (USN) Kolaka melakukan aksi penggalangan dana untuk korban gempa bumi di Sulawesi Barat (SUL-BAR).


Gempa magnitudo sebesar 6,2 SR yang mengguncang kabupaten Mamuju, Majene, Sulawesi barat dan sekitarnya pada Jumat,15/01/2021,sekitar pukul 01.28 WIB membuat sebagian bangunan rumah ambruk dan seluruh warga terpaksa mengungsi diposko-posko pengungsian yang telah disediakan oleh pemerintah dan sebagian warga memilih untuk mengungsi didaerah pegunungan karena khawatir dengan gempa susulan yang berpotensi tsunami.


Melihat kondisi tersebut seluruh ketua himpunan mahasiswa program studi se-FISIP yakni program studi Administrasi, Manajemen, Akuntansi dan Ekonomi Pembangunan mengambil langkah untuk melakukan aksi penggalangan dana bersama-sama untuk meringankan beban masyarakat Mamuju, Majene Sulawesi barat dan sekitarnya yang terkena dampak dari bencana gempa.
Dari aksi penggalangan dana yang berjalan selama dua hari yang diadakan beberapa titik ruas jalan Kolaka seperti Tugu Adipura, Tugu 19 November sabilambo, dan Jalan pramuka, Aliansi HMPS se-FISIP berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp. 5.542.000.00 tentu dana ini didapat tidak lepas dari rasa kepedulian masyarakat kolaka terhadap masyarakat korban gempa di Sulawesi Barat.


Menurut salah satu koordiantor aksi penggalangan yakni Bakti Eki Permadi (Ketua HMPS Administrasi) mengatakan ”Dana yang telah kami kumpulkan akan diserahkan ke Palang Merah Indonesia(PMI) cabang kolaka untuk kemudian disalurkan ke saudara-saudara kita korban bencana gempa disana” Ujarnya. Selain itu Ia juga berharap bahwa “Semoga apa yang kami semua baik secara pribadi dan kelembagaan semoga, apa yang kami hari ini lakukan dalam bentuk penggalang dana semoga dapat membuat mengurangi beban saudara-sausara kita , kerabat keluarga kita yang ada di Sulbar yang terkena dampak gempa bumi.”Tutupnya. (Arham)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *