pembangunantahap4gedungsekolah

PEMBANGUNAN TAHAP 4

GEDUNG SEKOLAH SMPIT BINA INSAN MANDIRI AL-MASRUR KENDARI

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh…

Alhamdulillah seiring dengan bertambahnya jumlah santri Ponpes Al-Ihsan Baron 4 Kendari, maka keberadan gedung sekolah sebagai sarana prasarana adalah hal sangat di butuhkan sebagai tempat melangsung proses belajar mengajar di sekolah (SMPIT BINA INSAN MANDIRI AL-MASRUR KENDARI).

Keberadaan Pondok Pesantren Al-Ihsan Baron 4 Kendari tentunya sebagai jawaban bagi orang tua yang ingin menyekolahkan anaknya di Pondok namun terkendal jarak yang jauh, sebagaimana yang kita ketahui bahwa kebanyakan pondok Pesantren itu di pulau jawa dan tidak hanya itu saja terkadang juga orang tua tidak hanya ingin anaknya mondok tapi juga sekaligus bisa menempuh sekolah reguler, dan kini kedua layanan itu bisa di dapatkan di Kota Kendari dengan dua layanan sekaligus SMPIT REGULER DAN VILLA QUR’AN.

Sehingga dukungan dari semua pihak dalam bentuk apapun itu akan sangat berarti untuk memajukan dan terus meningkatkan pelayanan serta sarana dan prasarana di Pondok Pesantren Al-Ihsan Baron 4 Kendari.  

#yuksedekah

Mari patungan membangun Pondok, semoga pahala penghafal Qur’an terus mengalir kepada para donatur

  1. Sedekah adalah ibadah yang sangat mulia. Dengan sedekah manusia akan hidup dalam prinsip tolong-menolong yang akan mempererat tali shilaturrahim dan menumbuhkan rasa kasih sayang yang mendalam.

Islam mensyariatkan sedekah dengan banyak sekali anjuran. Banyak sekali nash-nash alqur’an dan hadits nabawy yang memerintahkan umat manusia untuk bersedekah dan untuk tidak meremehkan walau dengan sesuatu yang jumlahnya hanya sedikit.

Allah ta’ala berfirman :

قُلْ لِعِبَادِيَ الَّذِينَ آمَنُوا يُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُنْفِقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَ يَوْمٌ لَا بَيْعٌ فِيهِ وَلَا خِلَال

Katakanlah kepada hamba-hamba-Ku yang telah beriman: “Hendaklah mereka mendirikan shalat, menafkahkan sebahagian rezki yang Kami berikan kepada mereka secara sembunyi ataupun terang-terangan sebelum datang hari (kiamat) yang pada bari itu tidak ada jual beli dan persahabatan.” QS. Ibrahim : 31

وَأَنْفِقُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ وَأَحْسِنُوا إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” QS. Al-baqoroh : 195

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَنْفِقُوا مِمَّا رَزَقْنَاكُمْ

Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian dari rezki yang telah Kami berikan.” QS. Al-baqoroh : 254

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَنْفِقُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا كَسَبْتُم

Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik.” QS. Al-baqoroh : 267

فَاتَّقُوا اللَّهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ وَاسْمَعُوا وَأَطِيعُوا وَأَنْفِقُوا خَيْرًا لِأَنْفُسِكُمْ وَمَنْ يُوقَ شُحَّ نَفْسِهِ فَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُون

Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu dan dengarlah serta taatlah dan nafkahkanlah nafkah yang baik untuk dirimu. Dan barangsiapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung.” QS. At-taghobun : 16

Diriwayatkan oleh ‘Adi bin Hatim radhiyallohu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam shallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “ Tidaklah salah seorang dari kalian kecuali kelak Allah akan mengajaknya berbicara, tanpa ada seorang penerjemahpun antara Allah dan ia, lalu ia menengok kesebelah kanannya, maka ia tidak melihat apapun melainkan apa yang pernah ia lakukan (di dunia), lalu ia melihat kesebelah kirinya, maka ia tidak melihat apapun melainkan apa yang pernah ia lakukan (di dunia), lalu ia melihat kedepannya dan ia tidak melihat apapun selain neraka dihadapannya, maka dari itu berlindung kalian dari neraka walau hanya dengan separuh kurma, jika tidak mendapatkannya (kurma) maka dengan kata yang baik.” Muttafaqun ‘alaihi.

Setelah diperhatikan dengan seksama dari dalil-dalil yang menunjukkan perintah dan anjuran untuk bersedekah didapati bahwa amalan sedekah ini memiliki keutamaan besar yang tidak dimiliki oleh amalan lainnya. Shahabat ‘Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu berkata : “Telah disebutkan (diceritakan) kepadaku bahwasanya amalan-amalan itu akan saling berbangga diri (akan keutamaan), maka amalan sedekah berkata : Sayalah (amalan) paling utama dari antara kalian.” HR. Ibnu Khuzaimah dan Al-Hakim.