Berita

Identifikasi Potensi Desa Mataosu dalam Rangka Pengabdian kepada Masyarakat (PkM)

Sabtu, 20 February 2021. Dosen lintas program studi lingkup Universitas Sembilanbelas November Kolaka yanng terdiri atas Program Studi Manajemen, Adminitrasi Public, Akuntansi, Sistem Informasi, Teknik Pertambangan, dan Tehnik Sipil melakukan kunjungan ke Balai Desa Mataosu, Kec Watubangga, Kab. Kolaka. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang bertujuan untuk mengidentifikasi potensi yang dimiliki oleh desa tersebut. Akses yang cukup jauh menuju ke dalam perbatasan Kab. Kolaka dan kondisi jalan bebatuan yang kurang bersahabat tidak menyurutkan langkah dan semangat rombongan dosen untuk bersua dan bercengkramah dengan warga dan perangkat Desa Mataosu.
Kedatangan rombongan dosen disambut dengan hangat oleh Pak Lakis selaku Kepala Desa Mataosu. Sambutan hangat dan antusias juga terasa kental diberikan oleh warga Desa Mataosu yang telah sedari pagi menunggu kedatangan rombongan dosen USN Kolaka. Kegiatan identifikasi potensi desa dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) yang secara langsung dibuka oleh Pak Lakis. Dalam FGD tersebut masyarakat menyampaikan berbagai kendala atau penghambat dalam pengembangan potensi desa yang meliputi kendala infrastruktur seperti perbaikan jalan, jaringan listrik, jaringan internet, dan penyediaan air bersih, serta kendala lain seperti kondisi tanah yang kurang subur dan banyaknya hama yang mempengaruhi kualitas dan kuantitas hasil pertanian masyarakat.
Berdasarkan hasil identifikasi potensi dan penghambat potensi desa yang telah dilakukan, kemudian masing-masing perwakilan dosen memberikan berbagai alternatif pemecahan masalah berdasarkan bidang keilmuan yang mereka miliki. Ketua Program Studi Manajemen, Niar Astaginy, SE., M.Si., yang turut memberikan sumbangan pemikiran dalam diskusi tersebut menjelaskan bahwa untuk dapat menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat dan memaksimalkan potensi yang dimiliki oleh Desa Mataousu, maka diperlukan langkah-langkah konkret yang bersifat kolaboratif. Langkah kolaboratif ini, menurut beliau, adalah menghadirkan sinergitas antara pemerintah daerah, masyarakat, dan stakeholder untuk secara bersama-sama dan secara berkelanjutan mendukung pengembangan potensi yang ada di Desa Mataosu.
Lebih lanjut Niar Astaginy, SE., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilakukan oleh dosen lintas program studi lingkup USN Kolaka merupakan salah satu wujud langkah kolaboratif untuk membangun sinergitas antara masyarakat desa dan dosen sebagai akademisi dalam upaya mendukung pengembangan potensi desa. Sebagai penutup dari pemaparannya, beliau menegaskan bahwa kegiatan PkM yang digagas oleh Program Studi Manajemen ini merupakan starting point atau permulaan dari rangkaian kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Mataosu. Ke depan, Program Studi Manajemen USN Kolaka berkomitmen untuk melakukan pendampingan dalam bentuk program pemberdayaan masyarakat guna memaksimalkan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang dimiliki oleh Desa Mataosu.

Penulis: Naswatullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *